Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia. -Soekarno. Masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda, sebegitu istimewanya kaum muda hingga bangsa menaruh banyak harapan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan generasi tangguh dapat melalui dunia pendidikan, pendidikan merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tak pernah bisa ditinggalkan.

Setiap pendidikan terutama di sekolah memegang peranan yang sangat penting dalam pendidikan anak dikarenakan sepertiga waktu anak berada di sekolah setiap harinya. Setiap sekolah hendaknya memperhatikan hak dan kewajiban anak sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak di mana setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta dapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.

Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2014 mengeluarkan kebijakan untuk menjawab tantangan di dunia pendidikan dengan pembentukan Sekolah Ramah Anak yang mana harapannya semua anak Indonesia dapat menjalani kehidupan sesuai dengan haknya sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang Perlindungan anak.

SMK Muhammadiyah 2 Semarang sebagai salah satu institusi pendidikan berupaya mengambil peranan sesuai dengan kebijakan pemerintah tersebut dengan mengikuti program pemerintah untuk menjadi Sekolah Ramah Anak. Deklarasi Sekolah Ramah Anak dilaksanakan oleh SMK Muhammadiyah 2 Semarang tepatnya pada Jumat (10/11) sekaligus bertepatan dengan hari pahlawan, pada pelaksanaan ini dihadiri dan ditandatangani oleh berbagai elemen antara lain Komite Sekolah, Camat Candisari, PCM/Yayasan, Babinsa, Babin Kamtibmas, Dosen Psikologi Undip, Orang tua siswa, dan siswa. Dengan ditandatanginya dokumen deklarasi Sekolah Ramah Anak, maka SMK Muhammadiyah 2 Semarang siap untuk menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak antara lain; nondiskriminasi, kepentingan terbaik baik anak, hidup, keberlangsungan hidup, dan perkembangan, menghargai terhadap pandangan anak, pengelolaan yang baik.

Dengan demikian, harapan SMK Muhammadiyah 2 Semarang dengan program Sekolah Ramah Anak tersebut tidak hanya dapat melahirkan generasi cerdas secara intelektual, namun juga melahirkan generasi cerdas secara emosional dan spiritual.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *